Total Pageviews

Ramai Yang Meminati: Anda bagaimana pula?

Pages

Kenalilah dunia ciptaan sahabat-sahabatku:

Salam segunung rindu untuk kekasih di hujung talian:

Kasih manusia sering bermusim, madah helahnya tiada bertepi;
Dengan harapan kubina impian,
kau sentuh runtuh tinggal kenangan.
Biarpun hatiku retak seribu,
kau tetap kukunci di dalam hatiku.

Love me but, leave me not,
Kiss me but, miss me not,
Hit me but, hate me not,
Remember me but, forget me not.

Teman!
Di taman ini aku menantimu bersama segunung rindu yang sarat. entahkan bila ketemu penawarnya. Aku kehilangan, yang tinggal hanyalah kerinduan.
Di sini, akumengukir syair di atas air, meniti buih mengejar pelangi. Beralaskan mimpi syahdu kelmarin, kini menjadi igauan siangku. rindu ini di manakah noktahnya? Cinta ini bilakah ajalnya?
Ketahuilah sesungguhnya secebis kasih membuat kita sayang. seucap janji membuat kita percaya. sekecil luka akan membuat kita kecewa. tetapi, sebuah persahabatan akan selamanya bermakna."
rinduku padamu tak bisa pudar, kasihku padamu belum tercemar.

Apakah yang anda cari?

Tuesday, March 9, 2010

Tragedi Seorang Aku.

"Tragedi Seorang Aku.

Aku,

sepi,

sunyi,

sendiri,

menyusuri hati gundah,

dipenuhi lautan air mata,

yang tiada bertepi,

yang tidak berpelabuhan.

Aku,

sedih,

merintih,

menangis,

jiwa yang tertekan,

ditenggelami hujan batu,

yang menimpa derita,

yang tak terperi sakitnya.

Aku,

tersepit,

diapit,

dicubit,

kata menusuk cuping pendengaran,

menyeksa batin kian terguris,

yang bertambah lukanya,

yang semakin dalam hirisannya.

Aku,

Keliru,

Bercelaru,

yang kian terdampar di dasar luka,

yang kian hanyut dibayangi kelam,

tanpa cahaya

memburu sinar ceria,

di celah mendungan awan.

Aku,

Bermimpi,

Menanti,

Berlari mengejar pelangi,

Hilang tak bisa dijejaki,

Namun kutetap mencari.

Aku,

Geram,

Marah,

Tak mungkin berserah,

Pantang mengalah,

Biarpun airmata menjadi darah,

Biarpun rindu menjadi benci,

Aku, utoh seorang aku.

No comments: