Total Pageviews

Ramai Yang Meminati: Anda bagaimana pula?

Pages

Kenalilah dunia ciptaan sahabat-sahabatku:

Salam segunung rindu untuk kekasih di hujung talian:

Kasih manusia sering bermusim, madah helahnya tiada bertepi;
Dengan harapan kubina impian,
kau sentuh runtuh tinggal kenangan.
Biarpun hatiku retak seribu,
kau tetap kukunci di dalam hatiku.

Love me but, leave me not,
Kiss me but, miss me not,
Hit me but, hate me not,
Remember me but, forget me not.

Teman!
Di taman ini aku menantimu bersama segunung rindu yang sarat. entahkan bila ketemu penawarnya. Aku kehilangan, yang tinggal hanyalah kerinduan.
Di sini, akumengukir syair di atas air, meniti buih mengejar pelangi. Beralaskan mimpi syahdu kelmarin, kini menjadi igauan siangku. rindu ini di manakah noktahnya? Cinta ini bilakah ajalnya?
Ketahuilah sesungguhnya secebis kasih membuat kita sayang. seucap janji membuat kita percaya. sekecil luka akan membuat kita kecewa. tetapi, sebuah persahabatan akan selamanya bermakna."
rinduku padamu tak bisa pudar, kasihku padamu belum tercemar.

Apakah yang anda cari?

Friday, February 11, 2011

Siti Zainab Binti Ali.

SITI ZAINAB (CUCU NABI)
Siti Zainab adalah adik kandung dari Hasan dan Husin.Ia dilahirkan di Madinah pada 1 Sya'ban 5 H. Sebelum kelahiran putri Sayyidina Aliyang ketiga ini, putri Rasulullah SAW yangbernama Zainab wafat.Maka untuk mengenang putrinya yang baru meninggal, Rasulullah memberi nama bayi yang baru lahir dari putrinya yang tercinta Fatimah dengan nama yang sama yaitu Zainab. Di masa kecil Zainab hidup dalam bimbingan kakaknya (Rasulullah) dan dibawah asuhan kedua orang tuanya (Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Muhammad). Tidak berlebihan apabila beliau disebut sebagai salah seorang wanita paling istimewa dalam kalangan ahli bait (keluarga Rasulullah) karena Zainab telah menimba ilmu secara langsung dari saudara kandungnya dan kedua orang tuanya.
Siti Zainab menikah dengan anak bapa saudaranya (sepupu) yaitu Abdullah bin Ja'far nbin Abi Thalib dan dikurniakan empat putra (Ali, Muhammad, Abbas, dan A'un) dan seorang putri (Ummu Kaltsum). Dua putranya Muhammad dan A'un gugur bersama bapa saudaranya (Husin) dalam perang Karbala.
Siti Zainab merupakan sumber ilmu dan suri tauladan bagi kaum muslimah karena hampir seluruh hidupnya telah dicurahkan bagi kepentingan pengembangan agama Islam
terutama dalam mencetak para cendekiawan muslimah. Beliau telah mendirikan sekolah-sekolah di Madinah dan Kufah, Iraq. Beliau juga termasuk ahli tafsir, fiqh danperawi hadith.Sayyidah Zainab hijrah ke Karbala bersama abangnya (Husin). Setelah peristiwa Karbala, beliau kembali lagi ke Madinah dan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan beliau bersama-sama dengan suaminya pergi ke Syam dan tinggal di desa Ghutha, suatu perkampungan di pinggiran kota Damaskus. Beliau wafat pada tahun 65 H dalam usia 60 tahun.href=”http://zarachang.blogspot.com/”__._,_.___

No comments: